SMAN 5 Palangka Raya Raih Juara 2 Festival Musikalisasi Puisi

Kembali SMAN 5 Palangka Raya menorehkan prestasinya. Kali ini dalam Festival Musikalisasi Puisi bagi Siswa SMA/SMK se-Kalimantan Tengah yang diselenggarakan Balai Bahasa tanggal 31 Juli—1 Agustus 2019. Meskipun hanya meraih juara 2, tim musikalisasi sekolah ini yang beranggotakan enam siswa di bawah bimbingan guru pendamping, yakni Gerhard Gere, S.Pd., Ika Saktila M. Odas, M.Pd. dan Yuseftu Leluno, M.Pd. ini tetap bersyukur dan harus mendapat sambutan yang apresiatif.

Upaya serius dan sungguh-sungguh dalam berlatih tentu sudah dilakukan untuk memaksimalkan performansi dalam ajang tahunan yang cukup bergengsi ini. Tim yang beranggotakan Pry Andriawan, Indah Restuati, dan empat rekannya berhasil melewati babak penyisihan dan masuk final dalam festival yang bertema “Melalui Festival Musikalisasi Puisi Kita Tingkatkan Dinamika Pemuda dalam Memantapkan Eksistensi Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Milenial”. Di bawah dukungan puluhan rekan satu sekolah, mereka tampil memukau membawakan puisi wajib “Kupanggil Namamu” karya W.S. Rendra dan puisi pilihan “Lagu dalam Hujan” karya Abdul Hadi W.M. Aplaus dan sorak paling heboh dan menggelora pun memenuhi aula Balai Bahasa usai mereka menuntaskan penampilannya. Suguhan musikalisasi puisi modern yang dibungkus khas etnik yang memikat. Kostum dan alat musik tradisional serta modern dengan nuansa kearifan lokal lainnya berpadu dalam kreativitas tampak memikat perhatian dewan juri dan para hadirin.

Syukur tentu ditunjukkan tim SMAN 5 Palangka Raya yang berhasil meraih juara II. Beberapa sekolah lain yang meraih juara adalah sebagai berikut. Peraih juara I adalah SMA Golden Christian School Palangka Raya. Juara III diperoleh SMAN 2 Palangka Raya. Sementara itu, juara harapan I adalah SMAN 1 Katingan Hilir, juara harapan II SMAN 4 Palangka Raya, dan juara harapan III SMAN 3 Palangka Raya. Gempita gembira tampak pada wajah para pemenang saat menerima hadiah berupa trofi, sertifikat, dan sejumlah uang pembinaan.

“Ya, meski hanya meraih juara 2 kita tetap bersyukur. Kita sudah berlatih dan bekerja keras untuk meraih yang terbaik. Mudah-mudahan hasil ini membangkitkan semangat berprestasi lebih baik lagi pada waktu mendatang. Semoga ini turut semakin menguatkan komitmen sekolah untuk lebih memberikan perhatian kepada berbagai kegiatan siswa untuk lebih berprestasi,” tutur Ika Saktila M. Odas, M.Pd., salah satu guru pembimbing yang setia mendampingi siswanya sampai akhir kegiatan.

Tentu terus-menerus Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin, mengapresiasi prestasi para siswanya. Baginya, merupakan anugerah yang harus disyukuri serta harus terus ditingkatkan prestasi sekolahnya.

“Kita selalu memotivasi kegiatan para siswa untuk mengikut kegiatan yang positif dan menghasilkan prestasi. Kita yakin, jika para guru dan siswa mau bekerja dan belajar dengan sungguh-sungguh, prestasi terbaik akan dapat kita raih,” katanya penuh optimisme. Sukses! (L.J.)

Guru SMAN 5 Palangka Raya Pemenang II Penghargaan Acarya Sastra

Lagi, SMAN 5 Palangka Raya membukukan prestasinya. Kali ini dalam ajang Penghargaan Acarya Sastra bagi Pendidik Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digulirkan Balai Bahasa kalimantan Tengah. Salah satu guru sekolah ini, yakni Lukman Juhara harus bersyukur setelah ditetapkan sebagai Pemenang II pada Kamis, 1 Agustus 2019.

Penghargaan Acarya Sastra merupakan ajang yang ditujukan khusus untuk para pendidik yang sering terlibat dalam kegiatan literasi dan apresiasi sastra, baik di sekolah maupun di luar sekolah, termasuk keaktifan dalam komunitas literasi. Selain itu, tentu pula aktivitas menulis atau berkarya terus dilakukan secara konsisten dalam kurun lima tahun terakhir. Tentu saja konsistensi partisipasi aktif dalam kegiatan literasi dan apresiasi sastra, baik sebagai partisipan, panitia, maupun narasumber harus dibuktikan dengan berkas karya dan laporan portofolio yang representatif.

Menurut Lukman, portofolio yang diikutkan dalam ajang ini adalah cerpen-cerpennya yang sudah dipublikasikan di media massa. Lalu, laporan kegiatan literasi dan apresiasi sastranya kebanyakan adalah partisipasi aktifnya di komunitas Payung Literasi Palangka Raya.

“Alhamdulillah, menjadi pemenang kedua. Mudah-mudahan bisa memotivasi diri maupun rekan-rekan pendidik dan peserta didik untuk belajar, berkarya, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan literasi. Selain itu, semoga ini bisa memotivasi kita untuk selalu mengadmistrasikan atau membukukan kegiatan atau hasil karya kita. Portofolio itu memang penting sebagai bukti prestasi kita,” kata guru Bahasa Indonesia yang juga punya hobi bermain catur ini.

Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin, selalu memberikan apresiasi kepada para guru untuk selalu bekerja dengan baik dan memberikan prestasi terbaik. Menurutnya, semua pendidik tentu harus memotivasi siswanya untuk berprestasi, salah satunya dengan turut mengikuti ajang prestasi. Ia mendukung para guru agar terus memberikan pelayanan, penampilan, dan prestasi (3P) terbaik bagi sekolahnya.

“Kita terus memberikan dukungan kepada para guru untuk bersama-sama meraih prestasi dan memotivasi siswanya terus meraih prestasi dan menguatkan karakter. Kita punya komitmen yang kuat untuk itu. Meskipun kekurangan masih tetap ada, termasuk kekurangan dana, semangat Kurikulum 2013 maju bersama hebat semua harus terus digelorakan,” tuturnya memotivasi. (L.J.)

Juara II PCTA, Prestasi SMAN 5 Palangka Raya Bertambah

SMAN 5 Palangka Raya terus menambah catatan prestasinya dari waktu ke waktu. Berbagai kompetisi dan lomba telah diikutinya. Salah satunya yang baru berlangsung pada Selasa, 30 Juli 2019, yakni ajang Parade Cinta Tanah Air (PCTA) yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan RI Provinsi Kalimantan Tengah, di Palangka Raya. Ajang yang bertema “Mewujudkan Semangat Generasi Muda yang Cinta Tanah Air dan Bela Negara sebagai Modal Dasar Penggerak Industri Kreatif” pun turut menambah catatan prestasi.

Juara II PCTA Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pun diraih tim PCTA sekolah ini yang beranggotakan Andreas Lorenzius dan Maria Paruna Shintani.

“Dalam PCTA ini selain ditanamkan rasa cinta tanah air dan bela negara, kami diajak untuk berpikir tentang pemanfaatan teknologi dan mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kami juga mempelajari Sumber Daya Alam (SDA) di Kalteng. Kami juga belajar kearifan lokal dengan membuat serum wajah lidah buaya dan ekstrak daun kalakai. Kami senang dapat mengikuti lomba ini dan dapat memberikan prestasi untuk sekolah. Terima kasih kami ucapkan untuk guru pembimbing yang telah mengarahkan kami untuk belajar dan berprestasi,” tutur Andreas, siswa kelas XII IPS berkaca mata ini.

Guru Pembimbing, Sumiati, S.Pd., juga menyatakan syukur dan gembiranya atas prestasi yang diperoleh siswanya. Menurutnya, upaya sungguh-sungguh untuk sukses dalam PCTA telah dilakukan bersama-sama dengan penuh semangat. Babak penyisihan dan babak final yang diikuti oleh para peserta dari kabupaten/kota telah berhasil dilaluinya dan juara II pun telah diraihnya.

“Kita sudah berusaha untuk meraih yang terbaik meskipun hasilnya kita belum meraih posisi yang pertama. Tentu kita hargai prestasi siswa kita. Hal utama dalam PCTA ini adalah penguatan karakter, salah satunya karakter nasionalisme. Berprestasi memang perlu, tetapi penguatan karakter itu lebih utama,” tutur guru pengampu mata pelajaran PPKn ini.

Sementara itu, bagi Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin, kesempatan berprestasi dan menguatkan karakter terbuka seluas-luasnya untuk para peserta didik. Sekolah selalu memberikan dukungan motivasi tanpa henti.

“Mari kita terus dukung para siswa untuk terus mengukir prestasi, baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Jangan pernah menyerah. Dana boleh terbatas, tetapi semangat belajar dan kerja keras harus teratas. Mari kita maju bersama karena dengan maju bersama kita akan hebat semua,” katanya penuh motivasi. (L.J.)

MKKS SMA/SMK Kota Palangka Raya Seleksi Siswa Mengenal Nusantara (SMN)

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/MA Kota Palangka Raya menggelar Seleksi Siswa Mengenal Nusantara (SNM). Kegiatan untuk menyeleksi siswa SMA calon peserta SMN ini berlangsung di aula SMAN 5 Palangka Raya pada siang Kamis, 25 Juli 2019. Meski digelar mendadak, beberapa siswa dari beberapa SMA di Kota Palangka Raya masih sempat mengikuti kegiatan ini. Ada empat sekolah yang mengikuti kegiatan ini, yakni SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 6 Palangka Raya.

Ketua MKKS SMA/MA Kota Palangka Raya, Drs. H. Arbusin didampingi sekretaris, Adriansyah, M.Pd., dan juri, Basori, M.Hum dari Balai Bahasa Kalimantan Tengah mengemukakan bahwa seleksi SMN di Kota Palangka Raya memang mendadak dilaksanakan karena informasi dan instruksi dari Disdikprov Kalteng juga mendadak diterima. Pihaknya diminta mengundang dan menyeleksi calon siswa peserta SMN dari Kota Palangka Raya.

“Kota Palangka Raya mendapat kuota 3 siswa dari kuota 20 siswa se-Kalimantan Tengah yang akan mengikuti kegiatan SMN pada awal Agustus 2019. SMN ini merupakan program Kemdikbud yang bekerja sama dengan salah satu BUMN, yakni PT Angkasa Pura II. Tahun ini pelaksanaannya akan dipusatkan di Sumatera Selatan.

Menyinggung mengenai syarat mengikuti program SMN ini di antaranya adalah siswa putra daerah yang lahir di lingkup Kalteng, duduk di kelas XI, berprestasi di bidang akademik/nonakademik, aktif di organisasi sekolah, berasal dari keluarga tidak mampu, menguasai wawasan budaya daerah, dapat menampilkan kesenian daerah, dan menulis esai singkat kurang lebih 500 kata tentang motivasi mengikuti SMN.

Seleksi pun berlangsung. Tujuh peserta bergiliran tampil. Di depan juri mereka membacakan/mempresentasikan esainya. Mereka menyatakan minatnya mengikuti SMN agar dapat mengenal lebih banyak dan lebih dekat belahan nusantara yang akan dikunjungi nanti. Keragaman budaya, keragaman alam, bahasa daerah, dan banyaknya kekayaan nusantara menjadi daya tarik para siswa itu. Mereka juga menyatakan minatnya untuk memperkenalkan budaya Kalteng kepada para peserta dari seluruh Indonesia nanti.
Tampilan unjuk kebolehan juga disajikan para siswa. Meski waktunya singkat tanpa kostum khusus, tanpa properti yang memadai, dan tanpa iringan musik, mereka tetap dapat menyuguhkan kemampuan berkesenian daerah, yakni menampilkan sekilas gerakan tari daerah, melantunkan sepenggal lagu, daerah, dan memeragakan komunikasi lisan dengan bahasa daerah.

Beragam ekspresi mereka pun mendapat apresiasi dari para siswa yang hadir untuk menyaksikan. Aplaus meriah membahana berulang terdengar nyaring di aula.

Semua sudah tampil bagus walau dengan tempo singkat. Nanti siapa pun yang akan terpilih untuk mewakili Kalteng harus siap untuk menjalin komunikasi dan saling bertukar informasi tentang daerah, budaya, bahasa, dan keunggulan daerahnya. Tiga peserta yang terpilih akan diumumkan dan disampaikan langsung melalui kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS SMA/SMK/MA. (L.J.)

Perkemahan Blok di SMAN 5 Palangka Raya: Penguatan Karakter melalui Pendidikan Kepramukaan

Setelah beberapa hari mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa baru SMAN 5 Palangka Raya mengikuti perkemahan blok. Kegiatan ini juga berlangsung di lingkungan sekolah. Jumat, 19 Juli 2019, Kegiatan Perkemahan Blok untuk 215 siswa kelas X Tahun Pelajaran 2019/2020 pun digelar.

Pembukaan berlangsung di halaman sekolah. Kepala SMAN 5 Palangka Raya sekaligus Ketua Mabigus 227—228, Drs. H. Arbusin, bertindak sebagai Pembina upacara.

Amanat pun disampaikannya di hadapan para siswa berseragam lengkap. Tak tertinggal, para guru pun turut menyimaknya.

“Perkemahan Blok ini merupakan ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan yang harus diikuti oleh seluruh siswa. Ini juga sesuai dengan amanat implementasi Kurikulum 2013. Kegaitan ini akan berlangsung dua hari, yakni Jumat dan Sabtu. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa sebagai anggota Pramuka dapat lebih menghayati dan mengamalkan dan melaksanakan Dasa Darma dan Tri Satya sehingga memiliki karakter yang kuat.

Arbusin mengajak para siswa dapat bersikap dan berbuat yang terbaik dan memberikan yang terbaik untuk sekolah. Siswa harus menaati tata tertib, melaksanakan kewajiban, belajar dengan sungguh-sungguh, dan berusaha untuk meraih prestasi terbaik. Sekolah ini membuka kesempatan kepada para siswa untuk belajar dan mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan. Jadi, peluang memberikan yang terbaik untuk sekolah harus benar-benar dimanfaatkan.

Hal lain yang mesti diwaspadai—Arbusin mengingatkan—adalah pengaruh negatif yang berasal dari lingkungan dan media sosial. Para siswa harus meninggalkan kebiasaan berkumpul atau nongkrong yang negatif dan tidak produktif. Nongkrong di pinggir jalan atau di mana saja yang memberikan potensi pengaruh buruk harus dijauhi. Saat ini peredaran narkoba dan minuman keras mengancam generasi muda, termasuk para siswa. Oleh karena itu, para siswa harus membentengi diri dengan karakter yang kuat.

Berlanjut usai pembukaan, beragam kegiatan perkemahan blok pun bergulir. Tercatat dalam jadwal para pembina sekaligus narasumber silih berganti memaparkan materi dan memandu kegiatan, seperti Implementasi Kepramukaan dalam Kurikulum 2013 (Dra. Yumiasi Tara, M.Si.), Muatan Pendidikan Kepramukaan (I Wayan Muliana, S.Pd.), Sejarah dan Teknik Kepramukaan (Yuseftu Leluno, M.Pd.) Aneka kegiatan yang menarik keterlibatan peserta pun berlangsung pula, seperti Lomba Memasak, Api Unggun, dan Pentas Seni. Tentu kegiatan permainan aktivitas kepramukaan, Lomba Cepat Tepat, Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) juga akan mengundang minat para peserta untuk berpartisipasi aktif. Salam Pramuka! (L.J.)

MPLS DIMULAI, KADISDIK KALTENG BERSILATURAHMI KE SMAN 5 PALANGKA RAYA

Tahun pelajaran 2019/2020 mulai bergulir hari ini, Senin, 15 Juli 2019. SMAN 5 Palangka Raya yang terletak di Jalan Tingang Km 3,5 juga mulai menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS dibuka melalui upacara bendera yang diikuti seluruh siswa dan para guru. Ada 215 siswa baru yang akan mengikuti MPLS yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni tanggal 15, 16, dan 17 Juli 2019.

Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan amanat Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran.

“MPLS merupakan kegiatan sangat penting untuk semua siswa baru agar mengenal lingkungan sekolah yang baru dengan baik sehingga merasa nyaman dan aman karena diterima dengan baik, wajar, dan ramah oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini hendaknya digunakan dengan baik dan menyenangkan untuk mengenal warga sekolah, sarana prasarana, kegiatan , dan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, segala bentuk perpeloncoan dengan berbagai modus tidak boleh dilakukan oleh siapa pun,” katanya.

“Para siswa harus fokus, semangat dan tekun belajar. Hormati guru dan orang tua. Jauhi dan hindari penyalahgunaan Narkoba, merokok, dan pergaulan bebas yang akan menjerumuskan dan menghancurkan. Jaga diri kalian dari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi. Tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME dengan taat beribadah.”

Kejutan pun terjadi beberapa saat usai upacara. Tatkala kepala sekolah masih memberikan pengarahan kepada dewan guru di ruang guru, Kadisdik Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. H. Slamet Winaryo, M.Si., melakukan silaturahmi mendadak atau inspeksi mendadak (sidak) ke arena kegiatan MPLS di aula. Kepala sekolah yang mendapat pemberitahuan dari Satpam pun bergegas menyusulnya.

“Maaf, ya, Kepala Sekolah. Saya minta waktu sebentar memantau dan sedikit menyampaikan imbauan dan peringatan,” tuturnya ramah dan tegas.

“Saya ingatkan agar MPLS ini menjadi sarana untuk memberikan kesempatan kepada siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah dalam suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan serta berkarakter. Jadi, silakan laksanakan dengan gembira dan mengikuti aturan yang ada. Jangan sampai ada tindakan perundungan (bullying) kepada siswa baru dalam bentuk apapun. OSIS dan kakak-kakak kelas harus menjadi sahabat yang baik bagi adik-adik kelasnya agar merasa nyaman di sekolah yang baru. Penanaman disiplin harus dilakukan secara manusiawi, tanpa kekasaran dan kekerasan. Siapa yang melanggar harus diingatkan. Jika perlu, diberikan sanksi yang sesuai. Silakan kepala sekolah, panitia, dan para guru, terus membimbing dan memantau pelaksanaan MPLS sebaik-baiknya,” pesannya di depan para siswa, panitia, dan pengurus OSIS.

Menyinggung pemakaian atribut, Slamet juga mengingatkan agar siswa baru tidak disuruh mengenakan atribut yang berlebihan atau membawa sesuatu yang membebani. Sederhana saja, mudah diperoleh dan dibuat sendiri serta wajar. Harus dihindari sikap, ucapan, dan tindakan yang mendiskriminasi siswa baru. Mereka harus dilindungi dan diayomi sehingga merasa nyaman di sekolah yang baru.

Berlanjut dari hal itu, selama tiga hari MPLS para siswa baru akan menerima materi dan mengikuti kegiatan, seperti Pengenalan Sekolah, Visi dan Misi Sekolah, Wawasan Wiyata Mandala, Bijak Bermedsos, Mewaspadai Penyalahgunaan Narkoba dan Miras dan Obat-obatan Terlarang, Pentingnya Sadar Hukum, Pengenalan Ekskul Wajib dan Peminatan, Kurikulum 2013, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Empat Keterampilan Abad 21 dan Literasi, Pengenalan OSIS, HIV/ AIDS dan Perilaku Hidup Sehat, dan Motivasi Belajar Efektif. Narasumber MPLS selain dari sekolah juga dari luar sekolah, seperti dari Kanwil Pertahanan Kalteng dan Polda Kalteng.

Keseriusan dalam kegembiraan, dan keteraturan dalam kemeriahan tampak dalam semangat para siswa baru mengikuti rangkaian MPSLS yang dipusatkan di aula. Mereka terlihat sungguh-sungguh, tetapi tetap santai dan gegap gempita mengikuti kegiatan yang diselingi permainan, dialog, yel-yel, nyanyian dan tentu juga sorak riuh berbaur tepuk tangan yang menggetarkan aula. (L.J.)

Tiga Siswa SMAN 5 Palangka Raya Raih Prestasi FLS2N Provinsi

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMA/MA Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel Batu Suli Internasional, Palangka Raya yang berakhir Rabu, 10 Juli 2019 tentu mewarnai catatan prestasi para siswa. Tiga siswa SMAN 5 Palangka Raya pun pun mencatatkan prestasinya. Mereka adalah Talitha Dora Yansen Dehen yang meraih juara 1 Desain Poster Putri, Indah Restuati juara 2 Vokal Solo Putri, dan Rosiming Raju Silalahi juara 3 Kriya Putra. Hadiah berupa trofi, sertifikat, dan uang pembinaan pun berhak mereka peroleh.

Disertai guru pendamping, yakni Ika Saktila M. Odas, M.Pd. dan Christina Nopriani, M.Pd. ketiganya menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya begitu pengumuman para juara dibacakan panitia. Ucapan terima kasih atas bimbingan yang sabar dan tekun dari para guru pun diungkapkan secara tulus. Sebaliknya, para guru pun mengapresiasinya pula. Usaha dengan belajar dan berlatih selama beberapa lama ini akhirnya membuahkan hasil meskipun masih tetap perlu ditingkatkan.

“Usaha saya berbulan-bulan untuk mempelajari photoshop akhirnya berhasil. Semangat dan optimisme saya bangkit berkat bantuan dari para guru pembimbing dan kakak untuk belajar membuat desain poster. Berkat dukungan yang luar biasa akhirnya saya berhasil meraih juara 1 desain poster putri,” ungkap Talitha bersyukur.

“Meskipun tentu berat, saya akan berusaha berbuat dan memberikan yang terbaik. Soal hasil akhir nanti, saya serahkan kepada Tuhan. Yang penting saya sebagai peserta harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, seperti yang telah diamanatkan Kadisdikprov Kalteng kepada kami yang akan mengikuti FLS2N tingkat nasional di Lampung September nanti,” imbuhnya optimistis.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin tentu turut menyampaikan syukur dan apresiasi atas keberhasilan peserta didiknya.

Saya ucapkan terima kasih kepada para siswa dan guru pembimbing yang telah belajar dan bekerja keras untuk mengikuti ajang FLS2N mulai dari tingkat kota hingga ke tingkat provinsi. Semoga nanti siswa kita yang berkesempatan maju ke tingkat nasional juga dapat kembali mengharumkan nama sekolah. Puji syukur sekolah ini kembali meraih prestasi yang membangkitkan semangat untuk terus memberikan pelayanan, penampilan, dan prestasi terbaik. Mari kita berikan dukungan dengan penuh kesungguhan budaya berprestasi bagi siswa, termasuk guru SMAN 5 Palangka Raya,” tuturnya memotivasi. (L.J.)

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Diinformasikan kepada Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020 SMA Negeri 5 Palangka Raya, agar berhadir pada:
Hari/Tanggal : Jumat/12 Juli 2019
Wakktu : 07.30 – 09.00 WIB
Acara : Penjelasan tentang Pelaksanaan MPLS
Tempat : Lapangan Upacara SMAN 5 Palangka Raya
Pakaian : Bebas Rapi

Demikian informasi ini disampaikan untuk diperhatikan. Terima kasih.

Panitia Pelaksana

INFORMASI PENDAFTARAN ULANG

Pendaftaran Ulang bagi calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima, tanggal     24 – 29 Juni 2019, pukul 08.00 – 12.00 WIB.

Persyaratan Pendaftaran Ulang:

  1. Menyerahkan Tanda Bukti Pengajuan Pendaftaran PPDB
  2. Menyerahkan 1 lembar fotokopi Ijazah atau Surat Keterangan Lulus yang mencantumkan Nilai UN SMP/MTs/Sederajat
  3. Menunjukkan Kartu Keluarga Asli dan menyerahkan 1 lembar fotokopi
  4. Menyerahkan 1 lembar fotokopi Akte Kelahiran
  5. Menunjukkan Kartu Program Indonesia Pintar (PIP) atau Program Keluarga Haparan (PKH) Asli dan menyerahkan 1 lembar  fotokopi untuk Calon Peserta Didik Tidak Mampu
  6. Menunjukkan Piagam Prestasi Akademik/Non Akademik (OSN, O2SN, FLS2N, OPSI, LKSN) Asli dan menyerahkan 1 lembar  fotokopinya untuk Calon Peserta Didik jalur Prestasi
  7. Menyerahkan 1 lembar fotokopi SK Pindah Tugas atau Mutasi Orang Tua karena Tugas Negara, untuk Calon Peserta Didik jalur Pindah Orang Tua
  8. Menyerahkan 3 lembar pas foto warna seragam jenjang pendidikan sebelumnya ukuran 3×4 cm
  9. Mengisi dan mencetak Formulir Pengisian Data Peserta Didik Baru (unduh di sini)
  10. Mengisi dan mencetak Angket Peminatan (unduh di sini)

Dokumen di atas dimasukkan ke dalam Map Snelhecter dengan rincian sebagai berikut:

  • Warna Hijau untuk Putra (Laki-laki)
  • Warna Merah untuk Putri (Perempuan)

Semua dokumen yang ditunjukkan dan diserahkan adalah dokumen yang sah sesuai dengan dokumen yang diunggah pada saat pendaftaran online. Apabila pada saat pendaftaran ulang dan verifikasi ditemukan indikasi adanya pemalsuan data dan dokumen, calon peserta didik baru yang bersangkutan akan dinyatakan gugur.

Panitia Pelaksana