Optimisme SMAN 5 Palangka dalam PAS Berbasis Android

Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk SMA di Kota Palangka Raya tengah berlangsung. Kegiatan yang dimulai tanggal 9 Desember hingga 13 Desember 2019 ini cukup menarik perhatian. Segala persiapan mulai persiapan perlengkapan dan simulasi telah dilakukan.

SMAN 5 Palangka Raya kali ini dan untuk yang pertama menyelenggarakan PAS Berbasis Android. Tentu ini berbeda dengan selama ini yang biasanya berbasis kertas saat pelaksanaan Penilaian Akhir Semester.

Kepala SMAN 5 Palangka Raya Drs. M. Ramli, M.Pd., memaparkan bahwa penilaian merupakan serangkaian proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. Sesuai PP Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas
Penilaian hasil belajar oleh pendidik;
Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.

Berkaitan dengan itu, sekolah yang kini dipimpinnya melakukan perencanaan dan proses pembelajaran, juga melakukan penilaian hasil pembelajaran sebagai upaya terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.

“Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester SMAN 5 Palangka Raya yang kali ini mulai berbasis android tetap mengacu pada prinsip-prinsip penilaian, yaitu valid, objektif, transparan/terbuka, adil, terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan, bermakna, sistematis, akuntabel dan beracuan kriteria.”

Berkaitan dengan PAS Berbasis Android, Ramli lebih lanjut menegaskan optimismenya bahwa siswa akan lebih fokus dan kepercayaan diri lebih tinggi. Dengan sistem ini, hasil nilai bisa dilihat langsung begitu siswa selesai mengerjakan soal. Diharapkan pula nilai murni yang diperoleh dapat mengangkat prestasi yang lebih baik. Apalagi, siswa di dalam kelas diacak ada siswa kelas X, XI, dan XII sehingga mereka akan bekerja mandiri dan lebih jujur karena peluang saling meniru jawaban teman sangat kecil,” tuturnya.

Dari pantauan selama berlangsung kegiatan, tampak siswa memang lebih tenang dan berkonsentrasi menghadapi soal di androidnya masing-masing. Mereka juga menyatakan merasa lebih nyaman dan cepat dengan cara ini.

“Ya, lebih mudah, menyenangkan, hemat, dan keren pakai android. Memang kendalanya kalau jaringan mendadak lelet, kami harus bersabar. Memang bagi kami yang belum terbiasa, membaca soal di kertas bisa lebih jelas. Namun, kami perlahan sudah akan bisa menyesuaikan dan merasa nyaman,” tutur beberapa siswa. (L.J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *