MKKS SMA/SMK Kota Palangka Raya Seleksi Siswa Mengenal Nusantara (SMN)

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/MA Kota Palangka Raya menggelar Seleksi Siswa Mengenal Nusantara (SNM). Kegiatan untuk menyeleksi siswa SMA calon peserta SMN ini berlangsung di aula SMAN 5 Palangka Raya pada siang Kamis, 25 Juli 2019. Meski digelar mendadak, beberapa siswa dari beberapa SMA di Kota Palangka Raya masih sempat mengikuti kegiatan ini. Ada empat sekolah yang mengikuti kegiatan ini, yakni SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 6 Palangka Raya.

Ketua MKKS SMA/MA Kota Palangka Raya, Drs. H. Arbusin didampingi sekretaris, Adriansyah, M.Pd., dan juri, Basori, M.Hum dari Balai Bahasa Kalimantan Tengah mengemukakan bahwa seleksi SMN di Kota Palangka Raya memang mendadak dilaksanakan karena informasi dan instruksi dari Disdikprov Kalteng juga mendadak diterima. Pihaknya diminta mengundang dan menyeleksi calon siswa peserta SMN dari Kota Palangka Raya.

“Kota Palangka Raya mendapat kuota 3 siswa dari kuota 20 siswa se-Kalimantan Tengah yang akan mengikuti kegiatan SMN pada awal Agustus 2019. SMN ini merupakan program Kemdikbud yang bekerja sama dengan salah satu BUMN, yakni PT Angkasa Pura II. Tahun ini pelaksanaannya akan dipusatkan di Sumatera Selatan.

Menyinggung mengenai syarat mengikuti program SMN ini di antaranya adalah siswa putra daerah yang lahir di lingkup Kalteng, duduk di kelas XI, berprestasi di bidang akademik/nonakademik, aktif di organisasi sekolah, berasal dari keluarga tidak mampu, menguasai wawasan budaya daerah, dapat menampilkan kesenian daerah, dan menulis esai singkat kurang lebih 500 kata tentang motivasi mengikuti SMN.

Seleksi pun berlangsung. Tujuh peserta bergiliran tampil. Di depan juri mereka membacakan/mempresentasikan esainya. Mereka menyatakan minatnya mengikuti SMN agar dapat mengenal lebih banyak dan lebih dekat belahan nusantara yang akan dikunjungi nanti. Keragaman budaya, keragaman alam, bahasa daerah, dan banyaknya kekayaan nusantara menjadi daya tarik para siswa itu. Mereka juga menyatakan minatnya untuk memperkenalkan budaya Kalteng kepada para peserta dari seluruh Indonesia nanti.
Tampilan unjuk kebolehan juga disajikan para siswa. Meski waktunya singkat tanpa kostum khusus, tanpa properti yang memadai, dan tanpa iringan musik, mereka tetap dapat menyuguhkan kemampuan berkesenian daerah, yakni menampilkan sekilas gerakan tari daerah, melantunkan sepenggal lagu, daerah, dan memeragakan komunikasi lisan dengan bahasa daerah.

Beragam ekspresi mereka pun mendapat apresiasi dari para siswa yang hadir untuk menyaksikan. Aplaus meriah membahana berulang terdengar nyaring di aula.

Semua sudah tampil bagus walau dengan tempo singkat. Nanti siapa pun yang akan terpilih untuk mewakili Kalteng harus siap untuk menjalin komunikasi dan saling bertukar informasi tentang daerah, budaya, bahasa, dan keunggulan daerahnya. Tiga peserta yang terpilih akan diumumkan dan disampaikan langsung melalui kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS SMA/SMK/MA. (L.J.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *