Selamat Datang di Website SMAN 5 Palangka Raya, Sekolah Rintisan Model Berbasis ICT "Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kalimantan Tengah"
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
No Poles setup.
Statistik
  Visitors : 509250 visitors
  Hits : 1946 hits
  Today : 1 users
  Online : 1 users
:: Kontak Admin ::

btkipsuport@yahoo.com    
Agenda
14 December 2018
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5

KOMISI X MERIAHKAN PELEPASAN SISWA DAN ULANG TAHUN SMAN 5

Tanggal : 05/08/2016, 21:19:22, dibaca 906 kali.

Acara di aula yang digagas pukul 08.00 hari ini, Selasa, 3 Mei 2016 pun sempat tertunda. Pelepasan siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2015/2016 sekaligus ulang tahun ke-21 SMAN 5 Palangka Raya cukup molor dari rencana, karena menunggu kedatangan tamu anggota Komisi X DPR RI datang ke sekolah menjelang pukul 09.00.

“Karena kita dikunjungi mereka, acara terpaksa agak lambat. Kita memang tidak mengundang Komisi X untuk menghadiri acara ini, tetapi mereka yang berkenan datang untuk melihat langsung sekolah kita. Sebagai tuan rumah yang baik, tentu kita terima siapa pun yang datang meski tak diundang,” kata Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs. Arbusin.

Tampak bersama rombongan adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. Damber Liwan, dan pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Mereka segera menuju aula yang sudah dipadati para siswa berseragam lengkap.

Seremoni singkat pun berlangsung. Kepala SMAN 5 Palangka Raya memberikan sambutan sekaligus penjelasan singkat tentang sekolah yang kini belum genap berusia seperempat abad dan baru mengalami kepemimpinan tujuh kepala sekolah.

“Saya adalah kepala sekolah ketujuh di sekolah ini. Sekolah ini sudah beberapa kali mengalami pergantian nama, mulai dari SMA Plus, SMAN 5 Palangka Raya, SMAN 3 Jekan Raya, SMAN 5 RSBI, dan kini tetap SMAN 5 Palangka Raya. Seiring pergantian nama seiring pula dengan gelombang atau dinamika yang terjadi di sekolah berasrama ini. Berbagai keberhasilan dan kegagalan datang silih berganti sebagaimana silih bergantinya siswa yang datang dan pergi dari sekolah ini,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala SMAN 8 Palangka Raya ini.

“Masalah yang masih menjadi kendala di sekolah ini adalah masih minimnya sarana dan prasarana. Sebagai contoh, asrama kita mengalami overkapasitas. Daya tampung asrama terbatas tidak sebanding dengan jumlah siswa yang berjumlah lebih dari 360. Begitu juga prasarana pendukung juga masih memprihatinkan dan perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk perhatian pemerintah, Dinas Pendidikan, dan DPR. Oleh karena itu, kami ingin sekolah ini tidak hanya dikunjungi, tetapi juga disubsidi,” tambahnya mendapat apresiasi hadirin termasuk para siswa.

Sementara itu, seorang anggota Komisi X DPR RI, Asdi Narang, memberikan dukungan kepada para siswa agar terus bersemangat belajar dan pantang menyerah dengan segala keterbatasannya.

“Kalian harus terus belajar keras, kreatif, dan pantang menyerah. Kami yakin siswa SMAN 5 Palangka Raya adalah pribadi-pribadi yang berkarakter unggu. Teruslah maju tanpa kenal lelah. Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya. Mudah-mudahan apa yang diharapkan sekolah ini kami bisa memberikan dukungan,” katanya singkat dan diakhiri aplaus hadirin yang memadati aula.

Selanjutnya rombongan bergerak menuju asrama. Mereka ingin meninjau langsung kondisi asrama yang senyap karena semua siswa ke aula. Bangsal-bangsal asrama yang dipadati dipan bertingkat dengan jarak yang berdekatan menunjukkan betapa cukup sesak dan kelebihan penghuni asrama ini. Begitu juga dengan lemari yang sudah mengusang dan pintunya banyak yang rusak, betapa perlu mendapat perhatian untuk mendapatkan penggantian.

Rombongan meninggalkan asrama yang mulai menguapkan hawa gerah. Ruang makan dan ruang dapur menjadi tujuang. Terlihat oleh mereka ruang makan dengan meja sederhana dan kursi-kursi plastik yang biasa diduduki siswa saat jadwal makan tiba. Di dapur tampak juru masak tengah sibuk mempersiapkan makan siang. Wajan-wajan besar tampak berisi potongan-potongan ayam tengah dibumbui dan siap menguakan aroma yang menggugah selera makan.

Bincang-bincang sempat para anggota dewan yang terhormat ini lakukan dengan para juru masak. Tidak ada kekakuan. Semua tampak mengalir tanpa tersendat oleh keraguan dan basa-basi.

Menanjak pukul 09.30 dengan bertitip janji dan pesan tentang perubahan menuju peningkatan yang akan diperjuangkan bersama, rombongan Komisi X DPR RI dan Kadisdik meninggalkan lingkungan sekolah dan asrama. Sementara itu kepala sekolah dan para guru yang mengiringinya kembali memasuki aula melanjutkan kemeriahan pelepasan dan ulang tahun sekolah yang sempat tertunda. (L.J.)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas