Selamat Datang di Website SMAN 5 Palangka Raya, Sekolah Rintisan Model Berbasis ICT "Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kalimantan Tengah"
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
No Poles setup.
Statistik
  Visitors : 499794 visitors
  Hits : 8008 hits
  Today : 1 users
  Online : 1 users
:: Kontak Admin ::

btkipsuport@yahoo.com    
Agenda
19 October 2018
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Studi Silaturahmi ke SMAN Banua Kalsel

Tanggal : 02/15/2016, 12:05:19, dibaca 729 kali.

Rombongan itu bergerak pukul 05.50, Rabu, 10 Februari 2016. Tiga buah bus “Kalteng Harati” meluncur meninggalkan halaman sekolah menembus sejuk pagi menelusuri jalan lingkar luar yang masih lengang dari keriuhan lalu lintas. Dua bus ukuran sedang berkapasitas 30 kursi yang berisi siswa dan dua guru pendamping melaju lebih dahulu disusul bus mini berkapasitas 15 penumpang yang berisi kepala sekolah, guru, dan staf tata usaha.

Ini tentu perjalanan yang menyenangkan. Terbaca dari antusiasme dan keceriaan anak-anak yang sejak dini hari sudah bangun mempersiapkan diri untuk berangkat. Apalagi, siswa yang turut dalam rombongan silaturahmi dan wisata ini adalah siswa yang baru saja memenangi Lomba Kebersihan Antarkelas. Ya, kelas yang beruntung adalah kelas X IPA-3 yang bimbingan wali kelas Ibu Kasih, S.P.A.K. Kelas mereka dinyatakan unggul setelah dinilai tim independen dari pengawas Disdikbud Kota dan Komite Sekolah.

Selain itu, dalam rombongan ini juga ada kelompok siswa anggota Pramuka Taruna Tingang yang baru saja merebut juara Kegiatan Gelar Prestasi Pramuka (KGPP) VI Kota Palangka Raya.

“Saya memang telah berjanji. Selain kelas yang menjuarai lomba kebersihan kelas, anak-anak pramuka kita jika menjadi juara umum dalam ajang KGPP VI juga kita bawa untuk studi wisata dan silaturahmi bersama ke Kalimantan Selatan,” kata Drs. Arbusin, Kepala SMAN 5 Palangka Raya.

Perjalanan yang hampir menyita waktu setengah hari bisa saja memang menyenangkan. Namun, bisa juga mengantukkan. Ini terlihat dari beberapa anak yang sempat terlelap sambil duduk dalam bus. Mungkin mereka terlalu menikmati perjalanan. Pun mungkin karena mereka sebelumnya bangun terlampau dini untuk persiapan keberangkatan.

Tujuan pertama persinggahan kami adalah kompleks wisata pasar Martapura. Di kota Intan ini siswa dan sebagian guru menyempatkan berfoto diri maupun ramai-ramai di depan tiruan intan raksasa yang tampak putih berkilau dengan tulisan kunig besar “MARTAPURA”. Selanjutnya mereka menyebar menyusuri pusat perbelanjaan berbagai batu permata. Aneka batu permata yang dipajang di etalase tampaknya hanya menjadi perhatian sesaat. Ya, mungkin popularitas batu-batu warna-warni itu sudah menurun seiring menurunnya minat masyarakat terhadap batu akik.

Usai salat zuhur, kami meluncur ke tujuan utama, yaitu bersilaturahmi ke SMAN Banua. Memasuki sekolah yang terletak di Jalan A. Yani km 21 Banjarmasin, rombongan disapa oleh pintu gerbang bergapura megah dengan lingkar tulisan “Language Boarding School”. Keramahan satpam di depan pos mempersilakan kami untuk terus masuk ke area sekolah seluas 12 hektar dan hamparan gedung-gedung tertata menawan pandangan mata kami.

Kesantunan tuan rumah menyambut kami dengan senyum merekah dan tangan terbuka mengulur salam. Di sebuah aula megah yang fasilitas listrik, AC, meja kursi, dan sistem suara yang reprensetatif layaknya sebuah aula di hotel berbintang kami berkumpul dan duduk dalam deretan kursi-kursi. Pembawa acara, Lisa Lisdariani, M.Pd., guru Bahasa Indonesia SMAN Banua, memandu silaturahmi itu.

Kepala SMAN Banua diwakili Kasi Kurikulum, Dra. Hapsah, memberikan sambutan yang bersahabat di podium. Ia memberikan paparan singkat profil sekolah yang baru berdiri lebih tiga tahun tapi dibanjiri peminat calon siswa baru dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan itu.
“SMAN Banua Kalsel merupakan sekolah berasrama (boarding school) yang menggunakan dua bahasa pengantar (bilingual). Pelajaran wajib menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan pelajaran peminatan menggunakan bahasa Inggris. Lulusan sekolah ini berorientasi masuk PTN favorit, AKPOL, AKMIL, STPDN, dan berbagai sekolah kedinasan. Keberhasilan ini sudah terwujud meskipun sekolah ini baru pertama kali meluluskan siswa,” katanya bangga.

Sekolah yang berada di lokasi seluas 12 hektar ini ini memiliki sarana dan prasarana yang sangat lengkap seperti asrama, mesjid, ballroom, dan laboratorium dengan fasilitas yang representatif. Uniknya lagi di sini siswa putra dan putri menempati kelas tersendiri atau tidak digabung. Oleh karena itu jumlah kelasnya sangat banyak dan satu kelas maksimal diisi 24 siswa.
Terwujudnya sekolah unggul dalam bidang iman dan taqwa (imtaq), ilmu pengetahuan dan teknologi yang berwawasan lingkungan dengan mengedepankan akhlak yang mulia menjadi visi SMAN Banua Kalsel ini. Sekolah yang hanya menerima lulusan SMP/MTs dari wilayah Kalsel melalui seleksi bertahap yang ketat ini menggunakan kurikulum nasional yang dikolaborasikan denang kurikulum PASIAD Turki. Pembelajaran yang dilakukan penuh seharian (full day) dilanjutkan dengan ekstrakurikuler yang beragam dan malam hari dibiasakan salat tahajud terbimbing telah mengantarkan siswa sekolah ini berkarakter dan meraih prestasi di tingkat global.
Sementara itu, Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs. Arbusin, menyatakan sangat gembira atas penyambutan dan kesempatan yang diberikan keluarga SMAN Banua untuk bersilaturahmi langsung.

“Kami benar-benar terpesona dengan sekolah ini. Mudah-mudahan nanti di Kalimantan Tengah juga bisa dibangun sekolah unggulan gratis dengan fasilitas yang luar biasa seperti sekolah ini. Mudah-mudahan gubernur Kalteng yang baru terpilih memiliki perhatian yang besar terhadap pendidikan di daerah kami,” katanya.

“Selain itu, kami juga akan berusaha mencontoh hal-hal sederhana yang bisa dilakukan tanpa memerlukan biaya besar. Paling tidak semangat dan kebiasaan baik untuk belajar dan bekerja sangat perlu kita ikuti,” tandasnya diiringi applaus membahana.

Berikutnya, keakraban silaturahmi diisi dengan penayangan profil sekolah, penampilan paduan suara, unjuk prestasi, dan dialog santai. Sesi terakhir silaturahmi dilanjutkan dengan berkeliling menikmati situasi lingkungan sekolah yang sungguh menawan. Sungguh, sebuah silaturahmi yang membahagiakan dan semoga sekolah bisa memetik manfaat. Amin. (L.J.)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas